Orientasi Hari Kedua, PROD3K STIKMA Kenalkan Laboratorium hingga Layanan Kemahasiswaan

KUPANG – Program Studi Diploma III Keperawatan STIKes Maranatha Kupang (PROD3K STIKMA) melanjutkan rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026 pada hari kedua pelaksanaan. Kegiatan di tingkat program studi tersebut diisi dengan sejumlah materi yang berkaitan dengan laboratorium dan praktik klinik, kemahasiswaan, bimbingan dan konseling, komunikasi, administrasi keuangan, serta penjaminan mutu pembelajaran.


Agenda hari kedua diawali dengan materi Laboratorium dan Praktik Klinik yang disampaikan Koordinator Laboratorium dan Praktik Klinik, Meryano Misa. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan tata tertib penggunaan laboratorium, pengenalan alat praktik, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama mengikuti kegiatan praktik keperawatan.


Materi juga mencakup pengenalan keselamatan pasien (patient safety) serta gambaran mengenai wahana praktik yang akan menjadi bagian dari proses pendidikan keperawatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas mitra. Melalui sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan gambaran awal mengenai lingkungan praktik dan berbagai ketentuan yang perlu diperhatikan sebelum mengikuti kegiatan praktik klinik.

Mahasiswa baru PROD3K STIKMA mengikuti materi Laboratorium dan Praktik Klinik pada Orientasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026
Koordinator Laboratorium dan Praktik Klinik PROD3K STIKMA, Meryano Misa, menyampaikan materi pengenalan laboratorium dan praktik klinik kepada mahasiswa baru.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi kemahasiswaan dan alumni yang disampaikan Koordinator Kemahasiswaan dan Alumni, Engelbertus Kase. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai kegiatan kemahasiswaan, termasuk pengembangan minat dan bakat, kepemimpinan, serta keterlibatan dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS).


Selain kegiatan kemahasiswaan, mahasiswa juga mendapatkan informasi mengenai beasiswa dan gambaran umum pengembangan karier setelah menyelesaikan pendidikan. Berbagai informasi tersebut menjadi bagian dari pengenalan layanan dan kegiatan yang dapat diikuti mahasiswa selama menjalani pendidikan di PROD3K STIKMA.


Selanjutnya, Koordinator Bimbingan dan Konseling (BK), Venida B. Lak’apu, memperkenalkan layanan bimbingan dan konseling yang tersedia bagi mahasiswa. Materi diarahkan pada pengenalan fungsi layanan BK dalam membantu mahasiswa menghadapi berbagai persoalan selama menjalani pendidikan, baik yang berkaitan dengan proses akademik maupun penyesuaian diri di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa baru PROD3K STIKMA mengikuti materi kemahasiswaan dan bimbingan konseling dalam kegiatan orientasi
Mahasiswa baru PROD3K STIKMA mengikuti sesi pengenalan layanan kemahasiswaan dan bimbingan konseling pada hari kedua orientasi.


Memasuki sesi berikutnya, mahasiswa mendapatkan materi mengenai etika komunikasi dan penggunaan media sosial yang disampaikan Koordinator Humas, Kurnia B. Y. Pellondou. Mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi dengan dosen, tenaga kependidikan, sesama mahasiswa, maupun dalam menggunakan media sosial.


Materi kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai administrasi keuangan oleh Koordinator Keuangan, Delice V. Pobas. Mahasiswa baru mendapatkan informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan administrasi keuangan selama menjalani pendidikan di lingkungan STIKes Maranatha Kupang.


Pada bagian akhir rangkaian materi, Koordinator Penjaminan Mutu, Stefania Efenhilda Tefa, memberikan penjelasan mengenai Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM). Mahasiswa diperkenalkan dengan fungsi evaluasi tersebut sebagai salah satu bagian dari proses penjaminan mutu pembelajaran di program studi.



Respons Positif dari Mahasiswa Baru


Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, mahasiswa baru juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan melalui evaluasi kegiatan secara digital. Secara umum, tanggapan yang diberikan menunjukkan bahwa materi orientasi dinilai membantu mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses perkuliahan dan berbagai hal yang perlu dipersiapkan sejak awal masa pendidikan.


Sejumlah mahasiswa juga menyampaikan pengalaman mereka setelah mengikuti rangkaian materi selama dua hari. Yufran Seran, misalnya, menilai materi yang diberikan menambah wawasan untuk mempersiapkan diri menuju perawat yang profesional.


Hal senada disampaikan Murni Putri Hilly yang menilai seluruh sesi yang diberikan baik dan bermanfaat sebagai persiapan memasuki masa perkuliahan. Sementara itu, Fermiani Gresela Hoar menyebut materi yang diberikan menjadi bekal ketika mulai mengikuti perkuliahan.


Beberapa mahasiswa memberikan perhatian khusus pada materi etika komunikasi. Irma Tamonob dan Modesta Virani Muda menilai pemahaman mengenai etika menghubungi dosen serta tata krama di lingkungan kampus menjadi salah satu hal penting yang perlu diketahui sejak awal.


Pada materi laboratorium dan praktik klinik, Imanuel Bekak dan Fransiskus Xaverius Wolla menyoroti pengenalan alat pelindung diri (APD) serta keselamatan kerja sebagai pengetahuan yang bermanfaat sebelum mengikuti praktik klinik.



Sementara itu, informasi mengenai beasiswa juga mendapat perhatian dari mahasiswa. Marleni Atolo menyampaikan bahwa penjelasan mengenai skema dan peluang beasiswa selama masa pendidikan memberikan informasi yang membantunya memahami dukungan pembiayaan yang tersedia bagi mahasiswa.


Tanggapan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kegiatan sekaligus masukan bagi program studi dalam pelaksanaan orientasi mahasiswa baru pada masa mendatang.


Dengan berakhirnya kegiatan hari kedua, seluruh rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru PROD3K STIKMA Tahun Akademik 2025/2026 resmi ditutup. Kegiatan selama dua hari tersebut memberikan pengenalan kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan akademik, laboratorium dan praktik klinik, kemahasiswaan, layanan bimbingan dan konseling, administrasi, serta berbagai aspek lain yang akan mereka temui selama menjalani pendidikan di program studi.