Kupang, 27 Agustus 2026 — Program
Studi D-III Keperawatan STIKES Maranatha Kupang melaksanakan Yudisium Akhir
Mahasiswa Semester V Tahun Ajaran 2025/2026, Kamis (27/8/2026). Kegiatan
berlangsung di Aula STIKES Maranatha Kupang dan diikuti oleh mahasiswa yang
telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pada Program Studi D-III
Keperawatan.
Yudisium
tersebut dihadiri Ketua STIKES Maranatha Kupang Awaliyah M. Suwetty, Wakil
Ketua I Bidang Akademik Flavianus Riantiarno, Ketua LPMI Meldy Emry Hamdany
Lede, jajaran pejabat struktural, dosen dan tenaga kependidikan, Ketua Program
Studi dan Sekretaris Program Studi D-III Kebidanan, rohaniawan Pdt. Deazsy A.
Liu-Tatengkeng, S.Si., M.A., serta undangan lainnya.
Yudisium
merupakan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa
sebelum mengikuti prosesi wisuda dan menerima ijazah. Rangkaian kegiatan
diawali dengan masuknya peserta yudisium, kemudian dilanjutkan dengan prosesi
masuk Ketua STIKES, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Ketua LPMI, Ketua Program
Studi D-III Keperawatan, serta seluruh tim dosen Program Studi D-III
Keperawatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya
dan Mars STIKES Maranatha Kupang, serta mengheningkan cipta.
95,55 Persen Peserta UKOM Dinyatakan Kompeten
Ketua Program
Studi D-III Keperawatan, Saverinus Suhardin, dalam laporan pendidikan yang
disampaikannya tercatat sebanyak 45 mahasiswa angkatan 2023 mengikuti Uji
Kompetensi Nasional (UKOM).
Dari jumlah
tersebut, sebanyak 43 mahasiswa dinyatakan kompeten, sementara dua mahasiswa
belum kompeten pada kesempatan pertama. Dengan demikian, tingkat kelulusan UKOM
Program Studi D-III Keperawatan pada periode ini mencapai 95,55 persen.
Capaian
tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan pendidikan angkatan
2023. Sebelumnya, mahasiswa telah mengikuti berbagai tahapan persiapan dan try
out sebagai bagian dari upaya menghadapi UKOM Nasional.
Pada Try Out
Lokal yang dilaksanakan pada Mei 2026, dari 44 mahasiswa yang mengikuti
kegiatan, baru dua mahasiswa yang dinyatakan kompeten. Setelah melalui proses
pembimbingan dan persiapan lanjutan, capaian mahasiswa menunjukkan peningkatan
hingga pada pelaksanaan UKOM Nasional sebanyak 43 mahasiswa dinyatakan
kompeten.
Rata-Rata IPK 3,24, Empat Mahasiswa Raih IPK di
Atas 3,50
Selain capaian
UKOM, data akademik juga menunjukkan hasil yang positif. Dari 37 mahasiswa yang
mengikuti yudisium, diperoleh rata-rata IPK sebesar 3,24, dengan rentang IPK
3,00 hingga 3,81.
IPK tertinggi
diraih oleh Jenifer Martins Lopes dengan IPK 3,81. Tiga mahasiswa lainnya yang
mencatat IPK di atas 3,50 adalah Oliviana Sonbai dengan IPK 3,64, Moses Filmon
Nennogasu dengan IPK 3,61, dan Adhytrio Yohanes Nubatonis dengan IPK 3,52. Dengan
demikian, terdapat empat mahasiswa yang mencapai IPK minimal 3,50.
Pada momentum
yudisium, mahasiswa diumumkan satu per satu beserta capaian akademik yang
diraih selama menjalani pendidikan. Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus
kemudian maju ke panggung utama untuk mengikuti prosesi pengalungan selempang
yang mencantumkan nama mahasiswa dan gelar A.Md.Kep. (Ahli Madya Keperawatan).
Pengalungan
selempang dilakukan oleh Ketua STIKES Maranatha Kupang, sementara Ketua Program
Studi D-III Keperawatan menyerahkan map yang berisi keterangan kelulusan. Para
lulusan selanjutnya akan mengikuti prosesi wisuda sesuai jadwal yang ditetapkan
institusi.
34 Mahasiswa Mendapat Dukungan Beasiswa Yayasan
Laporan
pendidikan juga mencatat dukungan pembiayaan pendidikan yang diterima mahasiswa
selama menjalani proses pendidikan. Sebanyak 34 mahasiswa mendapatkan dukungan
melalui Beasiswa Yayasan Maranatha NTT. Selain itu, 15 mahasiswa menerima KIP
Kuliah Skema II.
Dukungan
tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di Program Studi D-III Keperawatan
STIKES Maranatha Kupang.
Mahasiswa Torehkan Prestasi Tingkat Nasional dan
Provinsi
Perjalanan
mahasiswa angkatan 2023 tidak hanya ditandai dengan capaian akademik dan UKOM.
Sejumlah mahasiswa juga berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi
di tingkat nasional maupun provinsi.
Pada Rakernas
I AIPViKI Tahun 2025, mahasiswa PROD3K STIKES Maranatha Kupang juga menorehkan
prestasi dengan meraih Juara III Lomba Nasional Podcast Mini Edukasi Kesehatan.
Prestasi tersebut diraih melalui sebuah tim yang beranggotakan Judilia De Jesus
Martins Alves, mahasiswa angkatan 2023 yang mengikuti yudisium, bersama empat
mahasiswa angkatan 2025, yakni Kezia Kimberli Baunsele, Livanha Emegenia
Magalhaes, Lidia Citra Tangawila, dan Priscillya Pretty Joes.
Prestasi
lainnya diraih melalui Lomba Nasional Video Simulasi Komunikasi Empatik. Tim
yang terdiri dari Ido Nesboy Nubatonis, Yulianti Telnoni, Putri Maya Peninggra
Nenohaifeto, Wasti Esterida Fallo, dan Asrit Faot berhasil meraih Juara III.
Mahasiswa PROD3K juga meraih Juara Harapan I dan Juara Harapan II pada lomba
yang sama.
Sementara itu,
pada tingkat provinsi, Oliviana Sonbai berhasil meraih Juara II Lomba Pidato
Kreatif Hari Kanker Sedunia. Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari
perjalanan mahasiswa selama mengikuti pendidikan sekaligus menunjukkan ruang
bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar kegiatan akademik.
Ketua STIKES: Lulusan Kini Menjadi Rekan Sejawat
Ketua STIKES
Maranatha Kupang, Awaliyah M. Suwetty, dalam sambutannya menyampaikan ucapan
selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti yudisium. Ia menyampaikan
bahwa setelah menyelesaikan pendidikan dan menyandang gelar A.Md.Kep., para
lulusan kini telah menjadi rekan sejawat dalam profesi keperawatan. Meski
demikian, ia mengingatkan para lulusan untuk tetap mempertahankan ciri khas
STIKES Maranatha Kupang, khususnya nilai KASIH sebagai salah satu value
utama institusi.
Awaliyah juga
menyampaikan salam dan ucapan terima kasih kepada para orang tua mahasiswa yang
telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada STIKES Maranatha Kupang.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih
terdapat berbagai kekurangan dari pihak institusi.
Di akhir
sambutannya, ia berharap para lulusan Program Studi D-III Keperawatan STIKES
Maranatha Kupang mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya ketika
memasuki dunia kerja.
Perwakilan Mahasiswa Sampaikan Terima Kasih
kepada Dosen
Sementara itu,
perwakilan mahasiswa, Moses Filmon Nennogasu, menyampaikan terima kasih kepada
seluruh dosen yang telah mendampingi mereka selama menjalani pendidikan.
Moses juga
menyampaikan permohonan maaf atas berbagai sikap dan perilaku mahasiswa selama
proses pendidikan yang mungkin kurang berkenan bagi para dosen. Menurutnya,
pengalaman selama menjalani pendidikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi
seluruh lulusan untuk melanjutkan perjalanan berikutnya.
Ia juga
berharap pengelolaan Program Studi D-III Keperawatan STIKES Maranatha Kupang ke
depan semakin baik sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang
semakin berkualitas.
Tiga Mahasiswa Berprestasi Mendapat Apresiasi
Sebagai bentuk
apresiasi terhadap capaian akademik mahasiswa, rangkaian yudisium kemudian
dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada tiga mahasiswa dengan capaian
akademik terbaik.
Penghargaan
Juara I diberikan oleh Ketua STIKES Maranatha Kupang, Juara II diberikan oleh
Wakil Ketua I Bidang Akademik, sedangkan Juara III diberikan oleh Ketua Program
Studi D-III Keperawatan.
Pemberian
penghargaan tersebut menjadi bagian dari apresiasi institusi terhadap mahasiswa
yang menunjukkan capaian akademik terbaik selama mengikuti proses pendidikan.
Yudisium ini
menjadi penanda berakhirnya proses akademik mahasiswa Program Studi D-III
Keperawatan pada jenjang pendidikan diploma sekaligus menjadi awal bagi para
lulusan untuk melanjutkan perjalanan profesional sebagai Ahli Madya Keperawatan
(A.Md.Kep.)
Bagikan informasi ini: