Dua Alumni PROD3K STIKES Maranatha Kupang Lolos Program MagangHub Kemnaker

 Dua Alumni PROD3K STIKES Maranatha Kupang Lolos Program MagangHub Kemnaker

Kupang – Dua alumni Program Studi D3 Keperawatan (PROD3K) STIKes Maranatha Kupang angkatan 2022 memperoleh kesempatan mengikuti Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Tahun 2026. Keduanya lolos seleksi pada dua institusi berbeda di Kota Kupang, yakni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Kupang dan RSUP Dr. Ben Mboi Kupang.


Kedua alumni tersebut adalah Luna Kristin Martina Bullan, yang lolos sebagai Perawat di LPKA Klas I Kupang melalui MagangHub Batch 1, Angkatan 2 Tahun 2026, dan Jeni Susana Tapatab, yang berhasil lolos sebagai peserta MagangHub Batch 2 pada posisi Perawat Vokasi di RSUP Dr. Ben Mboi Kupang.


Informasi mengenai keberhasilan kedua alumni tersebut diterima oleh Engelbertus Kase, Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PROD3K STIKes Maranatha Kupang. Capaian tersebut menjadi kabar baik bagi program studi, terutama karena kedua alumni berani memanfaatkan peluang yang tersedia setelah menyelesaikan pendidikan.


Luna: Mendapat Pengalaman Baru di LPKA Klas I Kupang


Luna Kristin Martina Bullan mengetahui informasi Program MagangHub melalui platform MagangHub Kemnaker. Setelah melihat adanya posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya sebagai lulusan D3 Keperawatan, ia mencoba mengikuti proses pendaftaran.


Puji Tuhan, Luna akhirnya dinyatakan lolos sebagai Perawat di LPKA Klas I Kupang melalui MagangHub Batch 1, Angkatan 2 Tahun 2026.


“Saya merasa sangat bersyukur dan senang karena mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah saya pelajari sekaligus memperoleh pengalaman kerja secara langsung,” ungkap Luna.


Luna Kristin Martina Bullan, alumni D3 Keperawatan angkatan 2022 yang lolos Program MagangHub sebagai Perawat di LPKA Klas I Kupang.
Luna Kristin Martina Bullan, alumni D3 Keperawatan angkatan 2022 yang lolos Program MagangHub sebagai Perawat di LPKA Klas I Kupang.


Selama mengikuti program magang, Luna mendapatkan pengalaman baru dalam pelayanan kesehatan sekaligus belajar mengenai kedisiplinan, komunikasi, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja.


Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan dapat diterapkan dalam lingkungan kerja.


Luna berharap pengalaman selama magang dapat menjadi bekal berharga untuk melangkah ke dunia kerja dan terus berkembang sebagai tenaga keperawatan.


Jeni: Lolos dari 75 Pelamar untuk Empat Posisi


Cerita berbeda datang dari Jeni Susana Tapatab. Alumni D3 Keperawatan angkatan 2022 ini mengetahui informasi MagangHub melalui Instagram resmi MagangHub dan Instagram RSUP Dr. Ben Mboi Kupang.


Karena tersedia kesempatan magang untuk posisi Perawat Vokasi dan sesuai dengan latar belakang pendidikannya sebagai fresh graduate D3 Keperawatan, Jeni kemudian mencoba mendaftar dan mengikuti seluruh proses seleksi.


Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, Jeni mengikuti tahap wawancara. Ia mempersiapkan diri dengan kembali mempelajari materi keperawatan, keselamatan pasien, pengalaman praktik, serta berbagai hal yang berkaitan dengan dirinya dan pengalaman selama pendidikan.


Proses tersebut tidak mudah. Pada posisi Perawat Vokasi yang dilamarnya, terdapat 75 orang pelamar dengan kuota penerimaan sebanyak empat orang.


“Mengetahui jumlah pelamar yang cukup banyak tentu membuat saya semakin gugup, terutama ketika harus mengikuti proses wawancara. Saya sempat merasa khawatir apakah saya mampu bersaing dan menjadi salah satu dari empat orang yang diterima,” cerita Jeni.


Jeni Susana Tapatab alumni D3 Keperawatan PROD3K STIKes Maranatha Kupang
Jeni Susana Tapatab, alumni D3 Keperawatan angkatan 2022 yang lolos Program MagangHub sebagai Perawat di RSUP Dr. Ben Mboi Kupang


Namun, rasa gugup tersebut tidak membuatnya berhenti mencoba. Jeni berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menjawab setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kemampuan serta pengalaman yang dimiliki.


Setelah melalui seluruh proses seleksi, Puji Tuhan Jeni akhirnya dinyatakan sebagai salah satu dari empat peserta yang diterima.


“Ketika mengetahui bahwa saya lolos, perasaan saya campur aduk antara senang, terharu, dan sangat bersyukur. Bagi saya, kesempatan ini bukan sekadar mendapatkan tempat magang, tetapi merupakan kesempatan untuk memulai langkah baru setelah menyelesaikan pendidikan sebagai perawat,” ungkapnya.


Saat ini, Jeni mulai mengenal lingkungan kerja di RSUP Dr. Ben Mboi dan memperoleh pengalaman baru dalam melihat secara langsung alur pelayanan kesehatan di rumah sakit. Ia juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dari para tenaga kesehatan dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.


Bagi Jeni, pengalaman tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam perjalanan profesionalnya sebagai seorang perawat.


Menjadi Bekal untuk Beradaptasi dengan Dunia Kerja


Kaprodi D3 Keperawatan STIKes Maranatha Kupang, Saverinus Suhardin, menyampaikan apresiasi atas capaian kedua alumni tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti program magang, meskipun memiliki batas waktu, tetap dapat menjadi pengalaman penting bagi lulusan yang sedang memasuki fase awal kehidupan profesional.


“Kami di PROD3K tentu ikut bangga dengan capaian Luna dan Jeni. Kesempatan magang ini mungkin memiliki batas waktu, tetapi pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan kerja dapat menjadi bekal penting bagi alumni untuk belajar beradaptasi dengan dunia kerja, mengenal lingkungan dan budaya kerja, serta terus mengembangkan kompetensi yang sudah diperoleh selama pendidikan,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa keberhasilan kedua alumni dalam proses seleksi juga menunjukkan bahwa lulusan PROD3K memiliki kesempatan untuk bersaing dan memperoleh peluang pengembangan diri bersama lulusan dari berbagai institusi pendidikan lainnya.


“Harapan kami, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kedua alumni, tetapi juga dapat menginspirasi alumni lainnya dan mahasiswa yang saat ini masih menjalani pendidikan di PROD3K. Setiap kesempatan tentu perlu dimanfaatkan dengan baik. Yang penting adalah berani mencoba, mempersiapkan diri, dan terus belajar,” tambahnya.


Apresiasi dari STIKes Maranatha Kupang


Sementara itu, Ketua STIKes Maranatha Kupang, Awaliyah M. Suwetty, menyampaikan ucapan proficiat kepada Luna Kristin Martina Bullan dan Jeni Susana Tapatab atas kesempatan yang diperoleh melalui Program MagangHub Kemnaker.


Ia juga memberikan apresiasi kepada PROD3K yang terus berupaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.


“Kami menyampaikan proficiat kepada Luna dan Jeni atas kesempatan yang diperoleh melalui Program MagangHub. Semoga pengalaman ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Kami juga mengapresiasi PROD3K yang terus mendampingi dan mempersiapkan mahasiswa hingga mereka dapat memanfaatkan berbagai peluang setelah menyelesaikan pendidikan,” ungkapnya.


Keberhasilan Luna Kristin Martina Bullan dan Jeni Susana Tapatab menjadi kabar baik bagi PROD3K STIKes Maranatha Kupang. Kesempatan yang mereka peroleh melalui Program MagangHub diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan kompetensi di lingkungan kerja.


Proficiat untuk Luna dan Jeni. Semoga kesempatan ini menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik sebagai perawat.